Kalvin Phillips akan pergi ke Juventus?

Kalvin Phillips

Kalvin Phillips akan pergi ke Juventus? – Kalvin Phillips tampaknya akan tetap bermain di Inggris pada paruh terakhir musim 2032/2024. Sang gelandang konon kini lebih dekat bergabung dengan Newcastle dibandingkan Juventus.

Beberapa waktu sebelumnya, Manchester City sempat mengakui Kalvin Phillips akan hengkang. Mentor mereka, Josep Guardiola mengaku tak mampu memanfaatkan sang gelandang di grupnya agar bisa diturunkan.

Juventus secara luas dianggap akan menjadi pelabuhan profesi baru Phillips. Si Wanita Tua perlu menjadikan sang gelandang sebagai pengganti Paul Pogba, yang mendapat hukuman perpanjangan larangan bermain karena penyalahgunaan doping.

Diumumkan oleh I News, Phillips tidak akan bergabung dengan Juventus. Dikatakan bahwa sang gelandang kini memiliki kemungkinan lebih besar untuk pindah ke Newcastle.

Butuh Gelandang

Sama seperti Juventus, Newcastle juga membutuhkan gelandang tambahan di musim dingin ini.

Keadaan saat ini terjadi dengan alasan Sandro Tonali diskors karena kasus perjudian. Keadaan saat ini telah mengurangi stok gelandang Newcastle.

Eddie Howe dikatakan hanya memperhatikan Phillips selama beberapa waktu. Jadi dia membutuhkan pemain Leeds Joined sebelumnya untuk menjadi pengganti Tonali.

Kemungkinan Lebih Besar

Laporan tersebut menegaskan, saat ini peluang Newcastle mendapatkan asuhan Tonali lebih besar dibandingkan Juventus.

Hal ini karena Juventus bisa mendapatkan sang gelandang. Sementara itu, Newcastle tidak menutup kemungkinan untuk membeli sang gelandang selamanya.

Selain itu, Newcastle dapat menawarkan kompensasi yang sebanding dengan apa yang diperoleh Phillips di City, sementara Juventus tidak. Jadi diterima Phillips akan bergabung dengan Newcastle.

Individu Penasaran Lainnya

Sesuai laporan yang beredar di Inggris, ada satu klub lagi yang sangat tertarik pada Phillips. Klub tersebut adalah Manchester United, namun The Red Fiends dikabarkan kemungkinan besar akan memburu sang gelandang pada akhir musim semi 2024.

Kisah kepindahan Kalvin Phillips menjadi pusat perhatian dengan pertunjukan dan perasaan yang mengharukan. Sang gelandang, yang mungkin dianggap sebagai pemain paling terampil, saat ini berada di ambang pilihan penting untuk bergabung dengan Newcastle dibandingkan dengan Juventus.

Ketika Manchester City menyatakan Phillips akan meninggalkan Etihad, hal itu ibarat petir yang membuat heboh dunia sepak bola. Pep Guardiola tidak bisa memanfaatkan kapasitas Phillips yang sebenarnya, dan pelariannya berubah menjadi hal yang populer.

Juventus, dengan fantasi untuk menjadi rumah baru Phillips, saat ini harus menghadapi kenyataan yang tak kenal ampun. Si Nyonya Tua yang ingin menggantikan Paul Pogba yang terguncang kasus doping, kini harus merelakan ekspektasi tersebut.

Sesuai laporan dari I News, Phillips tampaknya memiliki seruan yang lebih mendasar untuk mengenakan seragam Newcastle. Persyaratan yang mengerikan untuk gelandang di St. Louis James’ Park membuat Eddie Howe melihat Phillips sebagai solusi atas kekosongan yang ditinggalkan oleh Sandro Tonali yang diskors.

Eddie Howe, mentor Newcastle, konon sudah cukup lama ingin memiliki Phillips. Pria yang bergabung dengan Leeds sebelumnya dipandang sebagai perdagangan yang optimal untuk Tonali, dan proposal dari Jaybirds tampaknya telah menarik perhatian Phillips.

Dalam cerita ini, pertunjukannya semakin terasa. Peluang Newcastle mendapatkan Phillips diyakini lebih besar dibandingkan Juventus. Pilihan ini dipengaruhi oleh ,kemampuan Juventus untuk mendapatkan ,sang gelandang, sementara Newcastle membuka peluang ,untuk mendapatkannya selamanya.

Dalam laporan tersebut, dijelaskan bagaimana Newcastle ,dapat menawarkan kompensasi yang serupa dengan apa yang ,diterima Phillips di City, sementara Juventus dibatasi secara ,finansial. Saat ini, mata para penggemar tertuju pada sang gelandang, menantikan pilihannya yang dapat membawa variasi baru ke kota Newcastle.

Tak hanya itu, cerita ini menjadi semakin menarik ketika muncul kabar bahwa Manchester United juga tertarik pada Phillips. Meski begitu, kemungkinan besar The Red Villains baru akan memburu sang gelandang pada pertengahan tahun 2024. Dengan segudang detail sensasional ini, dunia sepak bola di Inggris kini diwarnai oleh kisah kepindahan yang penuh emosi dan kerentanan.