Dicap ‘Pemalas’ Usai Kekalahan Mengejutkan 1-3 dari Senegal – Keane tidak menyembunyikan kekecewaannya sehabis melihat penampilan kurang baik Inggris dalam kekalahan.
Mantan kapten Manchester United itu secara spesial menyoroti performa Kyle Walker, menyebut bek kanan timnas Inggris itu“ malas” sehabis dinilai bertanggung jawab atas berhasil pembuka Senegal.
Pertandingan yang sepatutnya jadi ajang uji coba menjelang Piala Eropa ini malah berganti jadi mimpi kurang baik untuk Three Lions. Kane pernah berikan keunggulan untuk Inggris, namun Ismaila serta Habib membalikkan peran buat Senegal.
Jude Bellingham pernah berpesta berhasil saat sebelum VAR membatalkannya sebab handball, sedangkan Cheikh Sabaly menggenapkan keunggulan Senegal di masa injury time.
Keane sangat kecewa dengan perilaku Walker, Dikala Trevoh Chalobah kesusahan mengawal Nicolas Jackson, Walker yang sepatutnya dapat menolong malah nampak lamban bereaksi.
Ia kandas menutup pergerakan Sarr, yang dengan bebas membebaskan tembakan ke gawang Inggris. Walker apalagi nampak terjatuh dikala berupaya mengejar, suatu panorama alam yang merangsang kritik pedas dari Keane.
“ Jika ini bek kanan muda, kita dapat bilang ini sebab kurang pengalaman. Tetapi Walker merupakan pemain berpengalaman. Ini kemalasan,” ucap Keane dengan nada jengkel dalam siaran ITV.
Ia meningkatkan kalau Walker nampak semacam tidak ingin berupaya keras buat kembali menolong pertahanan. Ian komentator dalam laga sependapat dengan Keane. Walker sepatutnya dapat menghindari berhasil itu bila lebih sigap.
Mantan bek Arsenal tidak kalah keras mengkritik Walker. Baginya, selaku bek, Walker wajib senantiasa waspada serta mengestimasi skenario terburuk. Dixon menyayangkan gimana Walker dapat kehabisan konsentrasi serta membiarkan Sarr lepas dari pengawasannya.
Kekalahan ini terus menjadi memperbesar ciri tanya atas performa Inggris di dasar asuhan Thomas Tuchel. Walaupun pernah menampilkan game menjanjikan di dini laga, garis balik The Three Lions kembali menampilkan kerapuhan.
Keane memperhitungkan banyak pemain yang bermain di dasar tingkat terbaik mereka, serta tidak cuma aspek performa tetapi minimnya kinerja serta etos kerja.
“ Tiap kali aku menyaksikan Inggris dalam sebagian pertandingan terakhir, aku merasa mereka dapat melaksanakan lebih banyak. Seolah- olah mereka menunggu kesalahan terjalin,” ucap Keane.
Legenda lini tengah itu pula menyebut kesempatan Anthony Gordon yang kandas dimanfaatkan selaku salah satu momen krusial yang mengganti jalannya pertandingan.
Kritik Keane terhadap Walker bukan kali awal ia melontarkan pendapat pedas terhadap pemain timnas Inggris. Lebih dahulu, ia pula sering menyoroti mentalitas sebagian pemain yang dikira kurang matang.
Kekalahan dari Senegal ini terus menjadi mempertegas kebutuhan Tuchel buat lekas mengevaluasi skuadnya, paling utama di lini balik, saat sebelum Piala Eropa diawali.
Tuchel sendiri nampak frustrasi di pinggir lapangan memandang pertahanan Inggris yang gampang bobol. Dengan waktu yang terus menjadi kecil saat sebelum turnamen besar, mantan pelatih Bayern itu wajib lekas menciptakan resep terbaik supaya Inggris tidak lagi melaksanakan kesalahan parah semacam yang dicoba Walker.
