Terancam Jungkir Balik Main di Leg Kedua Semifinal Liga Europa!

Terancam Jungkir Balik Main di Leg Kedua Semifinal Liga Europa! – Tottenham Hotspur hendak menempuh leg kedua semifinal Liga Europa mengalami Bodo/ Glimt pada Jumat dini hari 02. 00 Wib. Bermain di situ bukan masalah gampang. Bulan kemudian, Lazio merasakan langsung kerasnya keadaan ekstrem di Bodo.

Mereka disambut badai salju serta temperatur di dasar nol dikala bertandang di leg awal perempat final. Traktor wajib turun ke lapangan buat mensterilkan salju supaya pertandingan dapat diselenggarakan.

Perihal seragam pula sempat dirasakan oleh Jose Mourinho bersama AS Roma serta Ange Postecoglou dikala masih menukangi Celtic.

Cuaca Bersahabat, Tetapi Angin Kencang Menanti

Kabar baik untuk Tottenham, temperatur diperkirakan lebih ramah, dekat 5 derajat Celsius serta tanpa salju. Tetapi, letak geografis stadion yang terletak di dekat pesisir membuat angin kencang jadi ancaman nyata.

Bek Bodo/ Glimt, Jostein Gundersen, tidak ragu menyebut ini selaku keuntungan besar buat timnya.

“ Kami bukan lawan sangat menarik buat dialami. Stadion kami kecil, dingin, serta berangin. Itu keunggulan kami. Cuaca serta dingin dapat menakut- nakuti lawan,” ucapnya kepada BBC World Service.

Aspmyra yang cuma berkapasitas 8. 500 pemirsa memanglah jauh dari gemerlap stadion Liga Inggris. Tetapi suasana serta keadaan ekstremnya dapat mengganti arah pertandingan.

Rumput Sintetis serta Game yang Berbeda

Tidak hanya cuaca serta angin, aspek lapangan buatan( artificial turf) pula jadi tantangan tertentu. Permukaan sintetis membuat bola bergerak lebih kilat serta memantul berbeda dibandingkan rumput natural yang biasa digunakan klub- klub Inggris.

Gelandang Spurs, Dejan Kulusevski, menyadari perihal itu hendak mempengaruhi game.

“ Ini sepak bola yang berbeda. Tetapi dalam hidup, kita wajib membiasakan diri buat menang, serta kami wajib melaksanakan itu,” ucapnya.

Bek Bodo, Odin Bjortuft, meningkatkan kalau bola yang meluncur kilat membuat susah untuk bek lawan buat melindungi striker mereka. Dia memperhitungkan keadaan ini jadi keuntungan utama untuk timnya di laga kandang.

Pengalaman vs Pergantian: Arsenal Sempat Menang di Bodo

Tottenham memanglah wajib waspada. Klub- klub semacam Porto, Besiktas, Twente, sampai Olympiakos seluruhnya sempat takluk di Aspmyra dalam masa ini. Tetapi, Spurs dapat berharap dari contoh rival sekota mereka, Arsenal, yang pada 2022 sempat menang 1- 0 di Bodo melalui berhasil Bukayo Saka.

Bjortuft memperingatkan Bodo Glimt ini jauh lebih matang dari waktu itu.

Kami bermain di banyak laga Eropa besar. Kami lebih berusia saat ini serta belajar banyak dari pengalaman itu.

Waspada, Walaupun Unggul Agregat

Spurs tiba ke Bodo dengan modal kemenangan 3- 1 di leg awal, tetapi mereka ketahui laga ini tidak dapat dikira enteng.

Mereka sempat merasakan sulitnya bermain di rumput sintetis dikala mengalami Tamworth di FA Cup, di mana mereka wajib menunggu sampai babak bonus serta berhasil bunuh diri lawan buat membenarkan kemenangan 3- 0.

Dengan final Liga Europa di depan mata, Spurs wajib sanggup menanggulangi seluruh tantangan— dari temperatur dingin, angin kencang, sampai permukaan lapangan yang tidak biasa— bila mau membenarkan satu tempat di partai puncak.