Wojciech Szczesny Dilarikan ke Dokter Sebelum Laga , Ada Apa?

Wojciech Szczesny Dilarikan ke Dokter Sebelum Laga , Ada Apa? – Wojciech Szczesny, penjaga gawang andalan Barcelona, pernah membuat staf kedokteran klub bekerja ekstra keras sehabis dirinya merasakan sakit perut tajam cuma sebagian hari saat sebelum laga besar mengalami Borussia Dortmund.

Bagi laporan dari Cadena SER, si kiper pernah menebak kalau dia tengah hadapi radang usus buntu, suatu keadaan yang dapat saja buatnya wajib menepi sepanjang sebagian minggu.

Sebab takut tidak dapat bermain di laga berarti Liga Champions tersebut, Szczesny memutuskan buat melaksanakan pengecekan darurat. Kiper pelapis, Inaki Pena, apalagi sudah diperingatkan buat bersiap mengawal gawang apabila Szczęsny betul- betul wajib absen.

Tetapi, hasil pengecekan kedokteran menampilkan kalau pemicu rasa sakit yang dirasakan tidaklah apendisitis, melainkan batu ginjal. Walaupun keadaan itu senantiasa menyakitkan, kabarnya batu ginjal tersebut sukses keluar secara natural, sehingga Szczesny juga dapat kembali berlatih tanpa hambatan.

Wartawan Victor Navarro mengabarkan kalau selaku wujud terima kasih, kiper internasional Polandia itu membagikan jersey bertanda tangannya kepada dokter yang sudah menanganinya.

Sehabis melewati insiden yang pernah membuat takut itu, ia kesimpulannya turun ke lapangan semacam biasa serta tampak gemilang dalam laga kontra Borussia Dortmund.

Rekor Barcelona

Barcelona sukses menggilas Dortmund dengan skor telak 4–0 pada leg awal perempat final Liga Champions . Szczesny ikut mencatatkan clean sheet dalam laga itu serta memperpanjang rekornya selaku penjaga gawang yang belum sempat kebobolan semenjak kembali dari masa pensiunnya serta bergabung dengan Barcelona.

Kemenangan besar itu pula menaikkan catatan impresif klub Catalan di tahun 2025. Semenjak pergantian tahun, skuad asuhan Hansi Flick belum sekalipun menelan kekalahan dalam 23 laga di seluruh kompetisi.

Catatan itu mencatatkan mereka selaku regu Barcelona dengan dini tahun terbaik selama sejarah klub. Total, mereka mencatatkan 19 kemenangan serta 4 hasil imbang, dengan torehan 73 berhasil serta cuma kebobolan 21.

Lebih dahulu, catatan terbaik klub tiba dari masa Luis Enrique pada 2016, kala trio Lionel Messi, Neymar, serta Luis Suárez bawa Blaugrana melaju tanpa kekalahan dalam 22 laga awal tahun itu.

Tetapi laju mereka kala itu terhenti pada 1 April dikala mengalami Real Madrid di La Liga, serta tidak lama setelah itu tersingkir oleh Atletico Madrid di Liga Champions.

Keadaan regu dikala ini jauh lebih normal. Flick bawa angin fresh untuk Barcelona. Mereka mengangkut trofi Supercopa de Espana, melaju ke final Copa del Rey.

Nama- nama semacam Raphinha yang tampak impresif, Lamine Yamal yang terus menjadi mencuri atensi selaku talenta muda kelas dunia, dan Robert Lewandowski yang menciptakan kembali naluri golnya, jadi fakta kalau Barcelona memiliki kedalaman skuad yang kokoh di tiap lini.

Pertandingan selanjutnya mempertemukan Barcelona dengan Leganes dalam lanjutan La Liga. Bila sukses, mereka memperpanjang catatan tidak terkalahkan.