10 Pemain Barcelona Menang Tipis di Markas As Guias ! – Barcelona berhasil mencapai kemenangan tipis 1- 0 atas Benfica walaupun bermain dengan 10 pemain awal babak 16 besar Liga Champions.
Barcelona sesungguhnya memiliki kesempatan emas di menit ke- 12, namun kiper Benfica, Anatoliy Trubin, melaksanakan 3 penyelamatan gemilang, tercantum dari sepakan Robert Lewandowski, buat melindungi skor senantiasa imbang.
Momen krusial terjalin di menit ke- 22 kala Vangelis Pavlidis lolos dari jebakan offside serta berlari mengarah gawang Wojciech Szczesny. Tetapi, saat sebelum pernah menembak, dia dijatuhkan dari balik oleh Pau Cubarsí. Wasit Felix Zwayer tidak memiliki opsi lain tidak hanya mengganjar kartu merah buat bek muda Barcelona itu.
Benfica menggunakan keunggulan jumlah pemain buat memencet di dini babak kedua, namun Barcelona sukses bangkit. Di menit ke- 63, Raphinha menggunakan bola di lini tengah, menggiringnya ke depan, kemudian membebaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola menimpa pemain bertahan Benfica serta berbelok arah, mengecoh Trubin serta bawa Barcelona unggul 1- 0.
Benfica hampir menemukan penalti di penghujung laga, namun keputusan wasit kesimpulannya membatalkan hukuman tersebut. Barcelona bertahan dengan disiplin serta mengamankan kemenangan berharga buat modal di leg kedua minggu depan.
Apakah Raphinha Tampak Cocok Harapan?
Di babak awal, Raphinha lebih banyak bekerja keras di lini balik akibat kartu merah Cubarsí. Tetapi, kala Barcelona mulai menciptakan ritme, dia kembali jadi wujud kunci dalam serbuan.
Sehabis Lamine Yamal ditarik keluar, Raphinha pindah ke sayap kanan serta langsung berikan akibat. Dia memotong umpan kurang baik dari Antonio Silva, menggiring bola ke depan, kemudian membebaskan tembakan yang berbuah berhasil.
Tidak cuma mencetak berhasil penentu kemenangan, Raphinha pula menampilkan fleksibilitas luar biasa. Dalam satu pertandingan, dia bermain selaku winger kiri, winger kanan, sampai wing- back kanan sembari senantiasa membagikan donasi bertahan yang solid.
Apakah De Jong Meyakinkan Dirinya Layak Dipercaya?
Keputusan Hansi Flick buat memainkan Frenkie de Jong selaku starter teruji pas. Menggunakan ban kapten, De Jong menampilkan ketenangan luar biasa di lini tengah.
Di dini laga, dia sebagian kali menolong regu keluar dari tekanan besar Benfica dengan dribel serta umpan cerdasnya. Salah satu momen terbaiknya merupakan kala dia lolos dari 2 pemain lawan serta memforsir Barreira menariknya buat menghentikan serbuan.
Walaupun Barcelona bermain dengan 10 orang, De Jong senantiasa berupaya bawa timnya maju. Jelang babak awal berakhir, dia berhasil mengirim umpan terobosan ke Raphinha, namun rekannya kandas memakainya.
Semenjak tiba dengan harga€86 juta pada 2019, De Jong sering dikritik sebab dikira belum penuhi ekspektasi. Tetapi, performanya malam ini meyakinkan kalau Flick betul- betul mempercayainya selaku bagian berarti dari regu.
Kedudukan Besar Szczesny!
Kala Barcelona memutuskan merekrut Wojciech Szczesny pada Januari kemudian, banyak yang meragukan keputusannya. Tetapi, kiper pensiunan ini menampilkan kelasnya dalam laga ini.
Cuma dalam 18 detik awal pertandingan, Szczesny telah wajib melaksanakan penyelamatan dari tembakan Kerem Akturkoglu. Saat sebelum turun minum, dia kembali membuat aksi brilian dengan keluar dari garis gawang buat menggagalkan kesempatan Benfica.
Di babak kedua, Szczesny kembali jadi penyelamat Barcelona. Dia menggagalkan kesempatan emas dari Orkun Kökçü serta Fredrik Aursnes, dan tampak sigap dalam menghalau umpan- umpan silang.
Pada menit- menit akhir, Benfica pernah menemukan penalti, namun offside lebih dahulu terjalin, menyelamatkan Barcelona. Dengan 7 penyelamatan krusial, ini jadi penampilan terbaik Szczesny dalam seragam Barcelona sepanjang ini.
Gimana Barcelona Dapat Menang dengan 10 Pemain?
Sehabis Cubarsí diusir, Flick lekas memasukkan Ronald Araujo buat mengambil alih Dani Olmo. Formasi berganti jadi lebih defensif, dengan Raphinha serta Yamal turun lebih dalam menolong pertahanan.
Benfica berupaya memencet, namun pertahanan Barcelona senantiasa solid. Araujo serta Iñigo Martínez, walaupun telah menemukan kartu kuning, senantiasa tampak kasar dalam memblok tiap serbuan lawan. Jules Koundé serta Alejandro Balde pula bekerja keras di sisi sayap.
Barcelona tidak cuma bertahan, namun pula mencari celah buat melanda balik. Pedri serta De Jong sebagian kali berupaya bawa bola ke depan, sedangkan Flick membuat keputusan ampuh dengan mengambil alih Yamal dengan Ferran Torres buat menaikkan tenaga di lini depan.
Pada kesimpulannya, ketahanan mental serta kerja sama regu membuat Barcelona sukses melindungi keunggulan serta bawa kembali kemenangan berharga dari Portugal.
